Sunday, 9 September 2018

Love being My Own


   Hellouwww There....
   I am not sure whether you (I mean anybody) read my blog or not.  But,  it's fun to share my feeling here.
  Itu kenapa sih pajang pajang foto ruang tamu segala? wkwkwkwk... Iya,  rumah saya itu gedenya beneran cuma se upil... Rumah subsidian yang gedenya cuma type 36/60... yang pas bangunannya juga serah lo dahhh... penting jadi, berdiri ada wujudnya... Ya maklum aja sih, ada harga ada rupa,  What do you expect from this kind of home living type? Tapi kita sayangggg sekaleeee sama rumah upil ini..   so tiny and warm (engep iya 🀣)... Enggaklahhh..   Rumah mini ini kita (kitaaa??!!  suami gua aja kaliii?!) dapatkan dari hasil jerih payah kami, masih kpr 12 tahun lagi,wjwkwkwk...
Nyaman,  hangat,  dan akrab...
   Saya sudah betah tinggal disini.  Perasaan betah itu susah susah gampang untuk di dapat.  Betah karena terbiasa atau memang betah cinta? Saya betah sekali buat duduk menikmati setiap jengkal hasil kreatifitas kami berdua (saya dan suami) dalam men dekor rumah mungil ini. I'm just too love to have a seat,  having my me time,  just sit on the sofa with the glimpse of the lamp in the evening,  Aahhh It's so comfortable to end the hectic day in the night. Perasaan ini yang kadang membuat saya terlalu malas untuk keluar rumah. Bukan apatis sih ya,  lebih ke I love being my own and my fam. kalau sore sih ya suka nongkrong bareng ibu ibu kompleks πŸ˜‚.
   Jadi nyaman seperti sekarang itu bukan hal yang instan begitu saja lho.  Ada cerita yang terselip di setiap perubahannya. Setiap detail yang kami perbaharui,  ada keringat suami yang kerja bagai quda πŸ˜‚πŸ€£, kadang di sisipi belas kasihan mertua yang nyumbang juga.
   We kindly beautified this house one by one.  We haven't pimped the kitchen yet, but we have beautified the front yard as our simple veranda.
   Begitulah mungkin cara kami bersyukur, kami nggak ngoyo juga sih,  seadanya rezeki aja.  Kalo pas Diparingi rezeki dan sekiranya cukup ya kita jalan renov. Setelah renov depan itu saya nya masih malesss srkali buat mbangun2.  It's just I am not ready for the mess. Jadi pas Alhamdulilah dapet rezeki, akhirnya kita (saya ding,  suami mah oke oke aja asal positif,  ha? positif? apanya iniiii yang positifff?!  πŸ˜‚... positif kegiatannya maksud nya).
   Jalan lah kita, pasang wallpaper,  beli sofa bed, hiasan2 dekor yang kayak di Instagram. homedecor tu nohhh..   Perhatian ya,  Saya ini tipe mamak yang gampang terpengaruh sosmed.  Asli sempet kepikiran off main IG apa yaaa.  Kalau saya nya nggak bisa punya pendirian bisa bangkrut eimmm...
    Sebenarnya Paksu nggak terlalu mempersoalkan sihhh, asal nggak yang kebangetan sampe minta tas hermes asli begitu πŸ˜‚πŸ˜‚ Ya iyalah,  duit siapa lagi, toh mempercantik rumah juga buat dinikmati bareng.
   Saking niatnya, itu saya sampai beli rak lerberg ike* segala lhoh pemirsahhh. .  beli bebungaan,  pot rotan, bla bla bla,  eimmm,  dan sekarang ini saya lagi nungguin paket karpet datanggg 🀣🀣🀣 Can't waittttt....
   Awalnya sih mau tema scandinavian yang model minimalis monokrom gitu, tapi kok lama kelamaan hiasan nya malah jadi ngarah ke shabby minimalis wkwkwkwk. .  Yawis lah ya,  ngga usah tema tema an segala,  tema nya gado2 bae lah... kalo suka, dan cucok,  ya udah beli, eittttsssss ini buka pamer lho ya sodara sodara,  karena barang yang saya beli itu ga mulu yang mahal kok... sebisa mungkin saya pasti cari yang palinggg murceee,  namanya juga emak2 🀣🀣.
   Saya juga bebikinan DIY an sendiri sih, hiasan dinding yang dari talenan,  stik es krim nyang begonoh2 saya bikin sendiri. So satisfying..





    Sekarang ini, Rumah kami ya masih jauh dari kata sempurna. Sumpahhh, dapur nya saja masih makadam, belum di lantai keramik 🀣. Kamar pun masih berantakan. Yang rapi ya sebenarnya mah baru ruang tamu dan teras. wkwkwkwk... gitu lagaknye cem homedecor lover sejati wae πŸ˜’.  Ini namanya semangat bu ibu pak bapak. We have to motivate our selves. InsyaAllah kalau punya mimpi hidup kita akan lebih terarah. Bersyukur,  Bersyukur,  Bersyukur atas apa yang sudah kita punya. Itu sih biat saya kuncinya. 
      Kalo ide nya sih sudah seliweran terus di kepala,  kepingin tar dapur di hias bla bla,  kamar bla bla, laundry room. bla bla, tapi baiklah, sabarrrrr Allah pasti nanti akan kasih rezeki nya. Kalau buat saya, nggak ada salahnya kok kita punya planning di kepala. Yang belum bisa saya lakukan itu kalau lagi ngebrt maksimal suatu barang terus budget memfettt tapi nggak tahan,  akhirnya beli, wkwkwkwj..   semoga saya jadi better day by day.. Udah berusaha nahan kokkk..  *alesan 🀣🀣
     Pesen saya,  buat kalian yang begitu inginnya merubah hunian jadi lebih manusiawi tapi budget terbatas,  jangan patah semangat, kita bisa kok ngimpulin printilan2 kecil sebelum renov besar-besar an... dan teruslah bermimpi yukkk... karena mimpi itu nggak perlu bayar pajak. 
      Sekian dulu ya,  si bayik sudah teriak kelaperan...



Thursday, 6 September 2018

Baking on Point




Morning universe...
Thanks God for the breath that you give to me...

Today, I am in the mood to write about my new hobby.  I loveeeee baking recently,  a simple baking I mean 🀣.  It came so sudden and unpredictable. Yaa,  How come a super lazy woman like me going to kitchen and baking something? Though,   I am just too lazy to cook my daughter's food.
Ha Ha Ha,  one of my closest friend did it. What does it mean? Sooo, She urged me to buy oven and began to do baking. And guess what,  I did it.  I bought a new oven and I started baking. I baked simple recipe at first.  When I was success and the result was nice (I mean at least it's edible 🀣🀣),  I would feel something great in my mood.  I don't know what it is. But,  I felt so happy and excitedddd at the same time. The feeling while we were waiting the baking result,  It was like ouhhhh..   nervous, happy, curious...
I am not overact. It really happens everytime I bake something. And I am kindly addicted to this activity. I find some fun here. And I loveee it.
As a newbie, I bought an electricity oven,  Kirin KBO 19-LW series. It was 575.000 rupiahs when I took it on July 2018. It's not too expensive,  is it? It's good to use so far. I've been making friend with this oven to know it deeply.  I mean you do need to understand deeply the characteristic of your oven because baking depends on your feeling.  Ahhh I write something like an expert. Forget itπŸ˜‚  I am still a newbie, indeed.  I do not make some review about this oven here because you can find so many reviews from the baking expert out there.
As a mom,  I got some positive sides from this activity. Ha ha aha, we can have a snack anytime we want.  Doing by my self, it saves money makkkk🀣🀣🀣...  We can save much money as we used buy snack and now,  we just make it by our selves.  Sometimes, It help me to have a bonding time with my daughter. She is always enthusiast baking with me.  How niceee 😍😍😍 but also hectic at the same time πŸ˜₯πŸ˜₯. ..  just imagine how chaos the condition having the baby playing flour everywhere and cracking the eggs...  fiuhhhhhh...
Next I'll post some recipes that I have (successfully)  made πŸ˜‚πŸ˜‚..
See ya in the next post.    Have a great weekend..



Wednesday, 5 September 2018

Being A Vegan?



So excitedddd to have my second post....
Semoga bukan anget anget tahi ayam yaaa..
So, I open this post by showing that picture. It's a bowl of mix salad. Ya, Does it look so tempting? For me,  it's heaven. I do enjoy and love the taste way too much. But why? Meaty food is more yummy than a bowl of green things above,  isn't it?
How if becoming a Vegetarian? Have you ever thought being a vegan one day? I did, yaaa sebenarnya sih belum totally vegan,  I am just into that life style right now. Belum totally vegan katena masih mengonsumsi ikan, telur, dan sometimes juga susu dalam bentuk olahan. Dan masih bisa konsumsi olahan ayam seperti sosis, dan yang begitu begitu πŸ˜‚.
Saya juga masih bingung sih sebenarnya mau kemana arahnya. Kalau dibilang nahan ya nahan, kalau ditanya masih doyan daging dan ayam?  ya doyan, mau mah mau, tapi kumaha eta tehh, saya sudah berkomitmen meminimalisir konsumsi zat makanan yang terlalu tinggi lemak nya.
Whenever I am craving of eating chicken,  I will consume local chicken.  "Local chicken"  segala ini apa sih sebenarnya bahasa eike πŸ˜‚πŸ˜‚.  Ayam kampung maksud saya.  Iya, jadi kalau pas pengen makana ayam,  ya saya pesen ayam kampung ke mamang tukang sayur kompleks. Terus gimana kalo pas makan diluar? Sometimes I am going too far. I will take chicken or meat on my plate. Tapi kalau kadang ada yang nyelip ketelen juga yowes lah, masak mau dimuntahin πŸ˜‚.
That's why I say that I am not totally being vegan. Everyday I consume more fruit and veggies. Kalau pas ngerasa kurang gizi banget ya makan ikan ikanan (atau seblak 🀣). I love making my own salad at home because you can add and mix everything you want in your bowl. Sampai nyetok Olive Oil buat dressing lho.
Manfaat yang di dapat? banyakkkkk... Since I change my eating style, I lost so much weight.  And it affected my body's health. Cholestrol in my blood was getting lower and lower. Ceritanya panjang sih kenapa saya sampai peduli ke urusan kolestrol segala. Intinya saya pernah masuk dalam fase terlalu gemuk setelah lairan. Dan Tekanan darah saya sempat beberapa kali naik lumayan tinggi. Dari situ saya bertwkad lah merubah life style. Minimal jadi lebih sehat lah.
Ga cuma itu kok, menyenangkan sekali lho menjadi semi vegan itu. Veggies and fruit are not that bad.  They are sooooo ridiculously tasteful. I can't consume meat or chicken,  but I have soybean cake and tofu which are so yummy to eat. Mushroom is way better than meat. Peduli amat tuap hari belanaja yang di beli bayem,  sawi,  toge,  bayem, sawi,  toge, tempe, tahu, kembali ke atas lagi 🀣.
Ini yang suka protes lebih ke suami sih doalnya saya jadi ribet banget kalau diajaknmakan di luar. Muter kemana mana ujungnya yang di beli cap cay, gado-gado, mentok nasi timbel yakalik eike makan nasi sama lalap sambel nya doang  πŸ˜‘.
It's been my choice to have my life in that way.  Ya kalau dibilang ribet ya ribet. Dan satu hal lagi yang saya jadi ngeh, hidup sehat itu mahal lho. Bagaimana ga mahal, minyak kalau yang minyak kedelei harganya bisa dua kali lipat minyak sawit biasa, belum minyak salad yang harganya sangat ga ramah di kantong. Ayam juga, Harga ayam kampung jauh di atas harga ayam negeri. Tapi ya kalau memang sudah komitmen demi kesehatan ya mau bagaimana lagi sih ya, setengah ikhlas g ikhlas πŸ˜‚ ikhlas ding yaa..  ya kan pah,  ikhlas kan pah (*towel2 si papah).
After a few months going on with this diet, I am really falling in love with fresh greeny food. There will be a kinda missing thing if I don't consume vegetables in one day.
O iyaaa,  saya juga sudah ga mau lagi konsumsi minuman kemasan lho, something like coke, sweet canny drinks, etc. paling pol juga aqu* botol dingin. Sebisa mungkin menghindari makanan dan minuman yang terlalu sweet cem sirop ato susu,  coklat, yang begituan dah pokoknya.  (Berat amat ya mak hidup kau niπŸ˜…).  Mie kemasan juga sih, tapi masih suka cheating seminggu sekali. Yang paling susah itu mengurangi GORENGAN. I have a love-hate relationship with this lovely food.  Hate pas mau buka mulut,  Love pas ngunyah dan nelen,  terus hate lagi pas sudah masuk perut 🀣🀣.  Ya udahlah ya, kasihani saya, mau lauk apa kalau gorengan juga ga boleh. Makanya saya bilang juga Vegetarian musiman. Kalau pas nyuapin anak, sosisnya ketinggalan ga abis,  ya masuk mulut emaknya HA HA HA.
Pantesan yah banyak pepatah bilang kalau berubah itu gampang,  yang susah itu Istiqomah nya makkk..   yahhh Doakan saja lah, semoga saya selalu di jalan yang benar. At least We try and struggle for a better life and better health. Kalau bagian body yang yahud mah suami ga protes kok,  suwerrrr 😈.
Ahh I do enjoy writing... rasanya kayak bisa berak setelah konstipasi yang bikin ambeien..  Ha Ha Ha. ..
Okayyy, hope this post can (entertain) help motivating you to be better..  semangat hidup sehatttt!!!!
See ya on my next post..


Tuesday, 4 September 2018

Why It Should be A Blog?

Hai Everyone πŸ˜†
This is my first post ever..
I am so excited to write in this blog since I've wanted a long time ago.
Dulu sih udah pernah punya blog trus terlupakan dan udah g inget blog nya apa, seriously se bodoh itu wkwkwk...
I am a mother of a two years old daughter. As a young (and fresh 🀣) mommy, I'd like to share so many stories which I am not comfortable to share on my instagram or any other social media. 
This blog will be bilingual. I will write in Indonesian and also in English. 
My stories maybe will talk about motherhood, my hobby,  my daily life, etc. 
Emm...
Ini agak menyebalkan sih, dari tadi sudah nulis berkali2 dan eror mulu. Entah lupa ke save lah, apa lah,  apa lah, karena mungkin saya masih katrok dengan segala perlengkapan blog. Ya sudahlah ya, nanti juga terbiasa lama lama
Kenapa musti blog sih? 
Jadi begini,  
Actually I want this blog to recall my skills in writing English. Harap maklum eimmm saya lulus dari taun 2013, dan off kerja hampir 3 tahunan ini.  Apalah isi otak mamak mamak 27 tahun anak satu kalau bukan berkutat soal dapur,  uang belanja,  dan bersih bersih rumah, pengangguran lagi, Done! 🀣
I need something to refresh my mind and mediate my passion. also to renew my daily life to be more productive by writing of course.
Begini, 
Saya terbiasa post something on my social media using English.  Dan ternyata gak semua orang disekitar saya support dengan sikap saya. Sampai satu hari, ada gitu yang nyinyirin saya, yang dibilang "Keminggris"  lah, sok sok an lah..  Padahal mbok dilihat dari jaman orok, enggak ding,πŸ˜‚ dari jaman kuliah hampir selalu posting something in English karena apaaa yaaa, sudah terbiasa begitu... 
Okay, let's just get over it. 
That's why I then think that I should have a blog to explore my passion in writing. 
Sooo,  This is it, Here I come my new diary, 
a diary to share my stories, yang siapa tau bisa menjadi inspirasi to those who read it. Menginspirasi dalam artian siapa sih saya kok menginspirasi segala. Saya bukan siapa siapa sih,  tapi setidaknya who knows bisa jadi bahan preview ataupun discussion buat mommy mommy di luar sana yang mungkin secara kebetulan punya problem yang sama ataupun hal hal excited yang sama begitu. 
Thankyou 😊