Thursday, 3 November 2022

Sajak untuk Sang Malam

Mencintai malam itu ambigu,

Karena semua terasa semu dalam pelukan sang gelap,

Yang tak memiliki cahaya untuk diramu sang rindu,

Meski sang bulan telah berpendar, ketahuilah, sinarnya hanyalah sinar semu,

Namun, sadarkah kau? Kau sudah terlalu larut dalam dekapan malam,

Hingga mungkin menjadi hal mustahil bagimu merindukan pagi,

Ya, pagi yang sudah lama kau lupakan semenjak kau mengenal malam,

Tidak kah kau rindu pada sahut syair sang pagi yang penuh dengan sajak indah dari belai sang mentari?

Atau sudah cukup kah bagimu ditemani kilau bintang yang memenuhi langit gelapmu?

Bukan, aku bukan sedang menawarkan racau murahan untuk pilihan hidupmu, aku hanya menggaris bawahi dan merangkum apa yang sudah menjadi ketetapan hatimu...

Berbahagialah kemudian...


November, 2022